BBPMP Sumatera Barat · Ditjen PAUD Dikdas PNFI

Portal Digitalisasi Pembelajaran untuk guru-guru Sumatera Barat.

Pustaka panduan, jurnal kerja, materi lengkap, slide presentasi, dan alat bantu interaktif — disusun oleh Masri, S.Pd., Fasilitator Daerah Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Literasi dan Numerasi, untuk mendampingi guru menyusun perangkat ajar berbasis TPACK dan memanfaatkan Ruang Murid Kemendikdasmen.

Materi terkurasi untuk praktik lapangan Akses gratis · tanpa login
0
Sekolah dampingan aktif
0
Alat & dokumen interaktif
0
Modul materi resmi
0
JP cakupan materi inti
Kurikulum Inti · 8 JP

Lima sesi dari paradigma hingga praktik

Alur materi Bimtek Penguatan Digitalisasi Pembelajaran untuk Literasi dan Numerasi, disusun agar guru dapat bergerak dari pemahaman, perancangan, sampai refleksi.

01 / 1 JP

Paradigma Pembelajaran & Perangkat Digital

Memahami digitalisasi sebagai ekosistem technology, environment, dan process—bukan sekadar memindahkan materi ke layar.

Hasil sesiPeta kebutuhan belajar, perangkat, lingkungan, dan proses yang akan diperkuat.
Buka rangkuman →
FondasiLitnum
02 / 1 JP

Fitur & Operasional Perangkat

Mengenali PID, laptop, HDD, gawai, jaringan, audio, perawatan, keamanan, dan troubleshooting dasar di sekolah.

Hasil sesiChecklist kesiapan perangkat dan daftar tindak lanjut perawatan atau dukungan teknis.
Buka checklist perangkat →
PerangkatPraktik
03 / 2 JP

MPI & Ruang Murid

Merancang media interaktif berbasis TPACK, pembelajaran mendalam, umpan balik, dan sumber belajar di Rumah Pendidikan.

Hasil sesiSketsa MPI atau aktivitas Ruang Murid yang memuat tujuan, konten, interaksi, asesmen, dan refleksi.
Buka materi MPI & TPACK →
DesainTPACK
04 / 3 JP

Berpikir Komputasional & KA

Mempraktikkan dekomposisi, pola, abstraksi, algoritma, prompt efektif, iterasi, dan etika penggunaan kecerdasan artifisial.

Hasil sesiPeta materi AI, contoh prompt yang diiterasi, dan keputusan penggunaan AI yang aman serta etis.
Buka peta materi AI →
EksplorasiKKA
05 / 1 JP

Perencanaan Pembelajaran

Menyelaraskan tujuan, aktivitas, media, asesmen, dan refleksi agar teknologi memperkuat pengalaman belajar yang bermakna.

Hasil sesiRancangan pembelajaran siap uji dan rencana tindak lanjut dengan target praktik dalam dua minggu.
Buka format perencanaan →
ImplementasiRTL

Sumber: materi Bimtek Penguatan Digitalisasi Pembelajaran untuk Literasi dan Numerasi, Ditjen PAUD Dikdas PNFI. Paket presentasi tersedia pada halaman sekolah dampingan.

Pustaka Materi

Semua materi & alat bantu dalam satu pencarian

Gabungan seluruh dokumen lintas sekolah dampingan — cari berdasarkan kata kunci atau saring berdasarkan jenis.

Tidak ada materi yang cocok dengan pencarian.
Prinsip Praktik

Teknologi harus memperkuat proses belajar

Ringkasan prinsip yang berulang di materi: pengalaman belajar aktif, keselarasan tujuan, dan penggunaan AI secara kritis.

01 · Pembelajaran mendalam

Memahami · Mengaplikasi · Merefleksi

  • Bangun pemahaman dari konsep, konteks, dan nilai.
  • Hubungkan pengetahuan dengan masalah nyata dan produk/kinerja.
  • Gunakan refleksi untuk mengatur dan memperbaiki proses belajar.
02 · Media interaktif

Interaksi lebih dari sekadar klik

  • Selaraskan media dengan tujuan dan asesmen (constructive alignment).
  • Berikan kendali murid, eksplorasi, simulasi, dan umpan balik langsung.
  • Rancang interaksi murid–konten, murid–murid, dan murid–guru.
03 · AI yang bertanggung jawab

KA sebagai alat bantu, bukan pengganti nalar

  • Cek akurasi dan bias; output AI bukan rujukan utama atau hasil akhir.
  • Jaga privasi data dan integritas akademik, hindari plagiarisme.
  • Perbaiki prompt secara bertahap dengan persona, tugas, format, dan konteks.
Dari Materi ke Kelas

Alur sederhana untuk mulai mencoba

Gunakan alur ini sebagai jembatan dari materi portal menuju satu kegiatan belajar yang dapat diuji, diamati, dan diperbaiki.

Tentukan tujuan

Rumuskan kompetensi dan bukti belajar yang ingin terlihat, bukan sekadar alat yang ingin dipakai.

Pilih konteks

Kenali jenjang, kebutuhan murid, perangkat yang tersedia, dan kondisi konektivitas sekolah.

Rancang aktivitas

Gabungkan konten, pedagogi, teknologi, interaksi, dan asesmen dalam satu pengalaman yang selaras.

Uji & refleksi

Amati respons murid, cek hasil, minta umpan balik, lalu iterasikan media atau prompt yang digunakan.

Kerangka Kerja

Metodologi yang mendasari seluruh materi

Empat kerangka kerja inti yang konsisten dipakai di seluruh modul dan pendampingan lapangan.

TPACK

CPT

Mengorkestrasikan Content, Pedagogical, dan Technological Knowledge — 4 level: Accepting → Adapting → Exploring → Advancing.

Model Pembelajaran Bauran

SFL

Station Rotation, Flipped Classroom, dan Lab Rotation — disesuaikan ketersediaan perangkat di tiap sekolah.

Berpikir Komputasional

DPAA

Dekomposisi, Pengenalan Pola, Abstraksi, Algoritma — dasar penting sebelum menyusun prompt AI yang efektif.

Model Kirkpatrick

1234

Reaksi, Pembelajaran, Perilaku, dan Hasil — dasar lembar evaluasi kegiatan di tiap sesi pendampingan.

Fasilitator

Tentang penyusun portal ini

M

Masri, S.Pd.

Guru Seni Budaya di SMAN 2 Lengayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, sekaligus Fasilitator Daerah Program Digitalisasi Pembelajaran.

Jabatan Sekolah
Guru Seni Budaya, SMAN 2 Lengayang
Sertifikasi
GPD Level 3 — Pusdatin Kemendikdasmen
Organisasi
Ketua IGI Daerah Pesisir Selatan
Ekosistem Digital
Founder & CEO, Masri.Cloud / PT Mitra Nagari Digital